16
Apr
10

be the 1%!


Ada sebuah acara anak2 yang gua suka nontonnya di sebuah stasiun televisi swasta. Itu cerita tentang anak2 yang tinggal di daerah2 tepencil yang menikmati hidup mereka.

Dalam banyak kesempatan ditunjukkan di sana bagaimana anak2 ini dengan santai membawa dan menggunakan pisau mereka ke dalam hutan atau dalam membuat mainan yang mereka mabil materialnya dari alam. Terlihat mereka sangat akrab menggunakan sebuah alat yang kadang menakutkan buat orang perkotaan. Nggak ada yang aneh atau horror saat tubuh2 mungil itu berlarian ke dalam hutan sambil menenteng pisau mereka di tangan atau menyelipkannya di pinggang.

Satu hal yang kadang kita nggak sadar bahwa anak2 ini sudah kenal pisau sebagai tools di awal2 kehidupan mereka. Pisau sebagai alat yang banyak membantu kehidupan mereka sudah sangat akrab mereka lihat dan mereka pakai. Buat anak2 di perkotaan, maka pisau hanya terlihat tergeletak di dapur atau di meja makan. Kapan di perkotaan kita lihat orang mau keluar rumah menyambar pisaunya dan menyelipkannya di pinggang.

Tapi anak2 ini sudah lama diajarkan orang tuanya untuk respek terhadap alat yang satu ini. Sejak kecil anak2 ini sadar bahwa pisau sangat meringankan beban pekerjaan mereka. Merek tahu kapan harus menggunakan pisau dan kapan harus menggunakan parang. Cara mereka menggunakan pisau sangat santai dan terbiasa.

Gua pingin banget anak2 gua dibesarkan dalam sebuah budaya yang menghormati pisau sebagai alat/tools. Gua pingin anak2 gua merasa bahwa mereka ada dalam kondisi yang siap saat mereka membawa pisau. Sia dalam pengertian bahwa, mereka memikirkan sebuah alat yang ada pada diri mereka pada saat alat tersebut diperlukan. Apa artinya dua puluh buah pisau di rumah tapi nggak ada satu pun di tangan saat dibutuhkan.

Banyak orang berpikir bahwa membawa pisau di pedesaan atau di pedalaman atau di dalam hutan lebih “benar” daripada mereka yang tinggal di perkotaan. Padahal nyatanya hidup lebih banyak faktor tidak terduganya di perkotaan daripada di pedesaan, di pedalaman, atau di dalam rimba belantara sekalipun. Sebuah pisau yang tough dan sebuah senter yang bisa diandalkan sudah cukup membuat elu ada di atas rata2 99% orang kebanyakan yang nggak siap menghadapi saat tak terduga.


0 Responses to “be the 1%!”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


April 2010
M T W T F S S
« Mar   May »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 27 other followers

eye candy

Barlow-1

Barlow-2

Barlow-3

Tim Briiton Backlock

Buck 110's

Buck 110 Damascus

Mammoth Ivory Barlow

More Photos

Categories


%d bloggers like this: